Sunday, October 28, 2018

Destinasi Wisata di Bali yang Tidak Biasa

Tempat Wisata yang Tak Biasa Di Bali yang Masih Belum Banyak Terungkap


Bali memang tak pernah ada habisnya untuk diulas. Keindahan alam, ketertarikan budaya dan adat serta keramahan nya menjadi daya sedot khusus yang mengundang turis dari berbagai negara untuk datang dan memastikan kabar tersebut. 

Tapi pada postingan saya kali ini, tidak akan banyak membahas tentang pariwisata dan bule-bule yang sedang asyik melancong di Bali, karena artikel yang membahas tentang hal tersebut sudah terlalu banyak diisi oleh postingan sales/e-commerce hotel, jasa transport dan antek-anteknya.

Destinasi di Bali yang umumnya dikenal oleh wisatawan mancanegara maupun yang diseberang pulau, hanyalah cuma beberapa spot itu-itu saja seperti Tanah Lot, Bedugul, Uluwatu, Ubud, Air Terjun, sawah, dan pantai-pantainya. Bali lebih dari sekedar itu. Satu postingan tidak akan cukup untuk membahas banyak tempat menarik lainnya di Bali yang masih belum banyak dikenal oleh para citizen dan netizen. Saya pun pilih 3 undiscovered destination terbaik sebagaimana yang akan saya paparkan di bawah ini.



1. UKIRAN PATUNG BATU DI SILAKARANG
Terletak sekitar 17 km dari kota Denpasar, butuh waktu cuma 40 menit perjalanan sampai di sana. Di sinilah tempat kerajinan patung yang terbuat dari batu. Dengan darah seni yang mengalir deras di setiap denyut nadi penduduknya, Silakarang menjadi tujuan utama para penikmat kreasi seni yang ingin menyaksikan pahatan demi pahatan dari setiap image yang tercipta. Dulu Silakarang lebih dikenal dengan ukiran dengan media batu padasnya, tapi karena sumber daya alam yang kian tergerus, kini mereka telah beralih ke batu padas putih yang diimpor khusus dari Yogya. Tidak hanya dalam bentuk patung, penduduk di sini juga mampu memahat dalam bentuk relief. Dan hasil cipta karya mereka umumnya dibeli oleh perusahaan ataupun hotel-hotel untuk hiasan dekorasi bangunan. Untuk detail harga akan tergantung dari order ukuran dan tingkat kesulitannya. Saya merekomendasikan Surya Kotti Art Stone dan jika Anda ingin menanyakan detail harga dan produk lebih banyak, silakan tinggalkan komen anda di blog ini. Saya sendiri adalah  penduduk asli sini, dan juga pernah menjadi pemahat. 
Tidak hanya menceritakan kisah pewayangan, sekarang tema lebih meluas ke berbagai aspek. Seperti contoh relief pemandangan gambar di atas
















2. PASAR SENI SUKAWATI
Lokasinya cukup dekat sekitar 35 menit atau berjarak 16 km dari kota Denpasar.
Pasar Seni Sukawati nampak dari depan dengan bermacam suvenirnya
Bagi para pelancong yang senang dengan buah tangan khas Bali ada baiknya pergi ke Pasar Seni Sukawati. Memang di Ubud juga ada Pasar Seni tapi di sini saya lebih berfokus yang masih jarang diketahui oleh orang awam. Pasar ini menjual berbagai macam barang-barang kerajinan tangan seperti miniatur patung, lukisan, baju dan segala rumitnya pernak pernik style yang kalian inginkan, semuanya ada disini. 
Untuk harga bisa sangat bervariasi, akan disesuaikan dengan keahlian Anda merayu dan menggombali pedagangnya. Tidak hanya menjual souvenir, didekat Pasar Seni ini juga tersedia pasar lokal yang menjual keperluan sehari-hari sebagai poin plus lain. Jadi bagi kalian para pengidap kanker (kantong kering), ini menjadi referensi to do list kalian ketika jalan-jalan di Bali.





3. KEMENUH BUTTERFLY PARK

Kemenuh Butterfly Park dari dalam
Taman Kupu-kupu ini berada di Jalan Raya Kemenuh, Kecamatan Sukawati Gianyar. Tempat ini sangat dekat dengan dari Pasar Seni Sukawati. Dan berjarak 20 km atau setara dengan 43 menit perjalanan dari kota Denpasar. Ulasan untuk destinasi ini ternyata sudah banyak dibahas di blog-blog yang lain tapi saya rasa masih kurang booming, di daerah Gianyar orang hanya mengenal Ubud dan segala kelengkapan spotlight nya. Dan untuk di daerah Kemenuh sendiri, orang hanya tahu bahwa ada  Air Terjun Tegenungan/Belangsinga. Tidak salah memang, tapi mereka melewatkan satu destinasi yang tak kalah Instagrammable.


Kemenuh Butterfly Park menawarkan tempat untuk relax dan sejenak keluar dari rutinitas kerja dengan menawarkan keindahan kupu-kupu yang indah nya beterbangan di sekeliling tubuh kalian. Selain menjadi tempat rekreasi, taman ini juga menjadi wadah konservasi dan edukasi terutama bagi para pengunjung domestik atau pun mancanegara yang haus akan pengetahuan dan hiburan. Taman ini juga tersedia info detail mengenai siklus kehidupan kupu-kupu mulai dari bertelur sampai bagaimana mereka dapat mengepakkan sayap cantiknya. Untuk tiket masuknya bervariasi dari anak-anak akan dikenakan 50 ribu per orang dan dewasa 100 ribu per orang. Tidak terlalu mahal secara mereka mendapatkan rekreasi dan edukasi di satu tempat unik yang masih belum ada saingannya di tempat lain. Tapi tempat ini saya tidak rekomendasikan untuk jones yang mudah baper melihat kupu-kupu, takut imajinasi liar nya membunuh diri mereka sendiri 





Silahkan tinggalkan komentar, kritik dan saran di sini. Donasi ketikan tangan kalian akan sangat membantu postingan ini 

Sampai jumpa di postingan selanjutnya!

This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon

Search Engine